Ghafarz project - Bagaimana jika setiap transaksi pembayaran dilakukan dengan menggunakan ponsel? paypal tampaknya akan mulai membuat satu terobosan baru tersebut. Raksasa sistem pembayaran itu berani memprediksi bahwa dompet akan "mati" pada tahun 2015.
Paypal bukan satu-satunya yang ingin mengembangkan teknologi ini. Google baru-baru ini juga telah meluncurkan Google wallet, sistem pembayaran dari raksasa mesin pencari, begitu juga dengan VISA baru-baru ini membuat investasi strategis akan ide ini, dan paltform pembayaran mobile kini bernilai lebih dari $ 1,4 miliar.
G+ memutuskan untuk melihat dan menganalisa lebih dalam akan tren pembayaran mobile dan menciptakan infografik untuk mengetahui bagaimana prospek mobile commerce ini akan berkembang empat tahun ke depan, termasuk apa yang akan terjadi dengan komunikasi near field communication (NFC). G+ juga membandingkan beberapa pemain saat ini yang sedang menggiatkan teknologi ini.
Jika benar ponsel akan mengganti fungsi dompet, maka kita sudah benar-benar tiba di era digital. Kita tunggu saja perkembangannya.
^_^
Ghafarz Project - Apple memperkenalkan smartphone iPhone pertama kali pada tahun 2007. Namun rupanya, cikal bakal handset berlayar sentuh ini sudah digagas oleh Apple sejak tahun 1980-an.
Tepatnya, prototipe iPhone muncul pada tahun 1983. Tentu saja bentuknya sangat berbeda dengan iPhone generasi modern. Namun demikian, perangkat ini sudah memiliki fungsi untuk menelepon dan layar sentuh yang difungsikan dengan stylus.
Bisa ditebak, teknologi yang dibenamkan dalam perangkat tersebut masih belum secanggih sekarang. Layar sentuhnya sendiri masih monokrom, berwarna hitam putih saja.
Prototipe tersebut didesain oleh salah seorang desainer berpengaruh pada zamannya, Hartmut Esslinger. Ia pula yang membantu pembuatan salah satu komputer awal Apple, yaitu Apple II.
Dari Sydney Morning Herald, gambar prototipe tersebut sejatinya sudah beredar cukup lama di dunia maya. Namun menjadi topik yang cukup hangat setelah Stanford University mengungkap beberapa dokumen tentang sejarah Apple.
Dokumen tersebut merupakan hasil donasi Apple pada tahun 1997. Sejatinya klasifikasi dokumen ini tergolong rahasia. Namun pihak Stanford kini mulai memperbolehkan akses terhadap dokumen bersangkutan, salah satunya tentang prototipe cikal bakal iPhone tersebut.
Perangkat tersebut tidak pernah dipasarkan secara komersial. Namun menjadi permulaan sepak terjang Apple di dunia perangkat layar sentuh mobile yang ada sekarang. Juga menjadi inspirasi pembuatan gadget Newton, PDA pertama dari Apple.
Sumber : DetikInet
Sumber : DetikInet
Ghafarz project - Saat ini HP menjadi saalah satu hal yang paling krusial dalam aktivitas kita sehari-hari. Hubungan dengan klien, kerabat, dan keluarga semua bisa diselesaikan dengan satu gadet. Tapi, bagaimana jika baterai HP kamu sering sekali drop di saat yang tidak diinginkan? Untuk itu, sebelum kejadian, ada baiknya kamu lakukan beberapa hal berikut supaya baterai HP kamu bisa tahan lama dan nggak harus drop tiba-tiba.
1. No signal? Restart your cell phone!
Salah satu faktor yang menyebabkan bateraimu cepat habis adalah kondisi HP yang tidak mendapatkan sinyal. Ketika telepon selularmu nggak mendapatkan sinyal sama sekali maka HP akan terus berusaha mencari sinyal dan dengan demikian HP terus menerus bekerja. Jika kamu mengalami kondisi ini, sebaiknya mulailah untuk restart HP supaya sinyal bisa tertangkap dengan mudah.
Atau jika sinyal tidak juga masuk ketika HP sudah restart berkali-kali sebaiknya matikan dulu HP kamu beberapa saat. Ini dimaksudkan untuk memberikan waktu istirahat pada HP agar bisa bekerja secara optimal ketika kembali dihidupkan.
2. Matikan fungsi getar pada HP
Untuk mengirit pemakaian baterai, matikan fungsi getar pada HP. Jika tidak berada dalam kondisi yang mengharuskanmu mematikan bunyi HP, nyalakan bunyi HP tanpa menggunakan getar. Getar HP sangat cepat menghabiskan tenaga baterai jika dibandingkan kamu hanya menyalakan ring tone telepon selularmu. Nggak percaya? Coba perhatikan dan hitung berapa lama bateraimu bisa bertahan jika kamu tetap menggunakan fungsi getar.
3. Matikan koneksi Bluetooth
Kalau nggak perlu, matikan koneksi bluetooth pada teleponmu. Perlu headset? Sebaiknya gunakan headset dengan kabel dibandingkan dengan headset bluetooth. Selain radiasinya tidak baik untuk untuk kesehatan kepalamu, bluetooth juga sangat cepat membuat bateraimu kering. So, kalau nggak perlu-perlu banget, matikan koneksi bluetooth HP kamu.
4. Animasi gerak untuk background HP? No way!
Kalau kamu ingin menggunakan gambar background pada HP, sebaiknya pilih gambar dengan format JPEG daripada gambar atau animasi dalam format GIF (gambar gerak). Karena gambar gerak yang menjadi background pada HP berarti teleponmu bekerja dua kali lebih keras dan pastinya akan menguras bateraimu lebih cepat. Atau jika bisa, gunakan background satu warna (warna hitam atau lainnya) pada HP.
5. Charge baterai dengan durasi yang pas
Sering kali baterai bocor dan drop disebabkan durasi pengisian baterai yang terlalu lama dan tidak tepat. Saat mengisi ulang baterai, sebaiknya pastikan kondisi HP dalam keadaan nonaktif (mati). Kondisi HP dalam keadaan mati membuat baterai HP menyerap tenaga dari sumber listrik lebih cepat dan mengisi tenaga dengan sempurna. Sebisa mungkin, charge HP jika baterai memang sudah perlu untuk diisi ulang. Isi baterai HP kamu selama kurang lebih 2 jam (dalam keadaan nonaktif) maka HP-mu sudah siap untuk digunakan kembali.
Sumber : World Knowledge
Ghafarz project - Nokia mengumumkan teknologi terbarunya, Nokia Car Mode, suatu applikasi tunggal yang dioptimalkan untuk penggunaan smartphone Nokia di dalam mobil.
Untuk menghindari distraksi pengendara, Nokia Car Mode memiliki halaman antarmuka yang akan mempermudah akses dan penggunaan fitur Nokia Drive (navigasi petunjuk jalan pada Nokia Maps dengan bantuan suara), berita terbaru mengenai lalu lintas, pemasang musik dan panggilan suara pada saat mengemudi.
Nokia Car Mode ,dengan basis QT, dapat diunduh melalui Nokia Ovi Store pada Q4 2011 untuk smartphone Nokia dengan system operasi Symbian Belle, Nokia 600, Nokia 700, Nokia 701 dan tentunya Nokia N9.
Nokia Car Mode merupakan solusi komersial pertama yang mendukung layanan MirrorLink, yang sebelumnya dikenal dengan nama Terminal Mode. MirrorLink merupakan platform yang menghubungkan smartphone dengan mobil, didukung oleh lebih dari 20 merek global ternama dari berbagai industri yang tergabung dalam Car Connectivity Consortium (CCC).
Dengan adanya MirrorLink, smartphone dapat terhubung dengan mudah pada sistem visual mobil, sistem kontrol dan audio. Sehingga konsumen dapat mengontrol smartphone mereka melalui dasbor mobil, seakan-akan ponsel dan aplikasinya terintegrasi pada mobil tersebut.
“Pergerakan besar dari MirrorLink dan Nokia Car Mode memungkinkan pengendara mobil untuk mengakses layanan favorit mereka pada smartphone,” ujar Floris van de Klarshorst, Direktur Pelayanan Otomotif dari Nokia’s Location & Commerce.
Dia menambahkan, dengan hadirnya MirrorLink pengguna dapat memiliki akses yang aman dan nyaman pada peta, musik dan panggilan dan ponsel mereka pada saat berada dalam mobil, bahkan pada saat menyetir. Kedepan, papar Floris, MirrorLink akan memunculkan berbagai fitur menarik lainnya.
Sumber : world knowledge
Untuk menghindari distraksi pengendara, Nokia Car Mode memiliki halaman antarmuka yang akan mempermudah akses dan penggunaan fitur Nokia Drive (navigasi petunjuk jalan pada Nokia Maps dengan bantuan suara), berita terbaru mengenai lalu lintas, pemasang musik dan panggilan suara pada saat mengemudi.
Nokia Car Mode ,dengan basis QT, dapat diunduh melalui Nokia Ovi Store pada Q4 2011 untuk smartphone Nokia dengan system operasi Symbian Belle, Nokia 600, Nokia 700, Nokia 701 dan tentunya Nokia N9.
Nokia Car Mode merupakan solusi komersial pertama yang mendukung layanan MirrorLink, yang sebelumnya dikenal dengan nama Terminal Mode. MirrorLink merupakan platform yang menghubungkan smartphone dengan mobil, didukung oleh lebih dari 20 merek global ternama dari berbagai industri yang tergabung dalam Car Connectivity Consortium (CCC).
Dengan adanya MirrorLink, smartphone dapat terhubung dengan mudah pada sistem visual mobil, sistem kontrol dan audio. Sehingga konsumen dapat mengontrol smartphone mereka melalui dasbor mobil, seakan-akan ponsel dan aplikasinya terintegrasi pada mobil tersebut.
“Pergerakan besar dari MirrorLink dan Nokia Car Mode memungkinkan pengendara mobil untuk mengakses layanan favorit mereka pada smartphone,” ujar Floris van de Klarshorst, Direktur Pelayanan Otomotif dari Nokia’s Location & Commerce.
Dia menambahkan, dengan hadirnya MirrorLink pengguna dapat memiliki akses yang aman dan nyaman pada peta, musik dan panggilan dan ponsel mereka pada saat berada dalam mobil, bahkan pada saat menyetir. Kedepan, papar Floris, MirrorLink akan memunculkan berbagai fitur menarik lainnya.
Sumber : world knowledge






